
For Your Information
Just Share No Sara
Pernahkah anda mengucap kalimat "semua akan indah pada waktunya". Mungkin perlu ditelaah lagi makna dari kalimat tersebut, jangan karena hanya sebait kalimat, aqidah kita dipertaruhkan. Kalimat tersebut memang nampak seperti begitu kena bagi orang-orang yang memiliki tingkat kegalauan diatas rata-rata, kagalauan yang tak bisa terselesaikan hanya dengan shower saja. Kalimat "semua akan indah pada waktunya" itu adalah kalimat nasrani..iya KALIMAT NASRANI. Tapi kenapa banyak generasi muslim saat ini menggunakan kalimat tersebut..hellooowww, dijadiin status saat sedang galau, Ya Allah ampunilah kami atas ketidaktahuan kami. Sebagai generasi muda muslim, seharusnya para pemuda dan pemudi muslim harus lebih teliti dan tidak asal ikut-ikutan, bukankah kita dilarang untuk mengikuti dan menyerupai orang-orang kafir, kalimat tersebut adalah kalimat orang-orang kafir jadi kita sebagai muslim tidak boleh ikut-ikutan menggunakan, dan ingatlah bahwa orang-orang kafir itu penuh tipu daya dan muslihat. Jika hal yang berkenan dengan Aqidah maka tiada kata selain TIDAK, tiada nego, tiada banding...Islam memiliki cara tersendiri dalam bertoleransi, jika dengan ikut mengucap atau menulis kalimat orang-orang kafir disebut toleransi maka berbanggalah mereka, karena sesungguhnya kita telah terjebak dalam paradigma yang salah dan doktrin mereka. nih ada bukti gan kalo itu kalimat nasrani..masih panas
Tidur bentar, masih seputar perasaan saya yang syok nan galau #hetehete, kabar tentang kematian Marco Simoncelli sungguh begitu mengejutkan saya, kematian salah satu pembalap andalan saya *lah kayak bandar judi, bagai petir di malam hari, kebetulan saya mendapat kabar kematiannya melalui pesan singkat sesaat setelah pertandingan MU VS MCity berakhir. Simoncelli mengalami kecelakaan fatal di Sepang pada sore hari, saat berlangsung sesi MotoGP Sepang. BerH2C (harap2cemas) semoga Simoncelli tidak mengalami luka yang parah. Saya sempat bercanda dengan ade' saya, kebetulan dia juga penggemar Simoncelli. Saya mengatakan bahwa Simoncelli dinyatakan meninggal karena luka parah pada perut dan dadanya, dengan ekspresi kaget nan syok, ade' saya berusaha mengkonfirmasi ulang dengan bertanya kepada saya "Betulan?, dapat kabar darimana?" melihat mimik wajahnya, kegelian saya tidak tertahankan dan akhirnya meledaklah gelak tawa saya...ade' saya cuma sedikit mengumpat. Walaupun bercanda tapi dalam hati saya berusaha menyadarkan diri "kecelakaannya Simoncelli pasti parah" kata saya dalam hati, tapi yang namanya penyuka pasti selalu berpikiran optimis.